Tampilkan postingan dengan label Aliran rasa level 3. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Aliran rasa level 3. Tampilkan semua postingan

Senin, 12 Februari 2018

Turunan dan Tanjakan


Hari Minggu Mufid main ke rumah Oma. Setelah main lego dan bola bersama Oma dan Ibun, Mufid main truk. Didorongnya truk itu menuruni 3 turunan, digendong menaiki 3 tanjakan, sampai kurang lebih 3x. Mufid senang bisa memasang kepala truk sendiri (setelah Ibun contohkan), melepasnya lalu memasangnya kembali. Dibukanya pintu bagian belakang, ditutupnya kemudian.

Sambil bermain Mufid beberapa kali bergumam,
"Ini diyepas duyu tepalanya (ini dilepas dulu kepalanya"
"Upit doyong ah"
"Upit bisa tutup"
"Upit doyong, tatoh tekna (mufid dorong, jatuh truknya)"



Gaya belajar yang Mufid tunjukkan kali ini adalah kinestetik (belajar melalui manipulasi dan praktik), visual (belajar dengan melihat), dan auditori (berbicara sendiri saat belajar/bermain).

#harike12
#Tantangan10hari(lanjutan)
#GameLevel4
#GayaBelajarAnak
#kinestetik
#auditori
#visual
#kuliahBunSayIIP

Sabtu, 27 Januari 2018

Sederhana Kegiatannya, Kaya Maknanya

Dalam melatih kecerdasan anak, kegiatannya mungkin nampak sederhana namun tugas orang tua adalah memastikan makna yang diikat haruslah kaya.
Misalnya, berbagi sarapan dengan pemulung. Orang tua menyampaikan bahwa kita berbagi supaya yang lain ikut senang seperti kita yang pagi ini diberi rizki makanan oleh Allah. Berbagi juga dicontohkan oleh Rasulullah saw. Allah sayang pada orang yang senang berbagi.

Kadangkala saya sebagai orang tua bingung mencari ragam kegiatan dalam melatih kecerdasan anak. Lalu saya teringat bahwa sebagai pembelajar, anak perlu mengulang kegiatan tertentu. Jika diulang kegiatannya, diulang pujiannya, dan diulang pula mengikat maknanya maka insyaAllah hal tersebut akan lebih melekat pada diri anak.

Satu lagi yang sering dilihat namun mungkin mudah terlupa adalah anak peniru yang sangat ulung maka sebisa mungkin kita harus memberikan contoh terbaik. Teruslah melatih kecerdasan diri. Bagi saya, melatih atau meningkatkan kecerdasan anak adalah salah satu bentuk ikhtiar sebagai orang tua. Manusia hanya diwajibkan berikhtiar, hasilnya mutlak milik Allah. Ikhtiar kitalah yang akan diminta pertanggungjawabannya, maka mari lakukan semaksimal mungkin.

-Putriana Mahardika-

#gamelevel3
#meningkatkankecerdasan
#kuliahbunsayiip
#bundasayang
#aliranrasalevel3