Tampilkan postingan dengan label auditori. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label auditori. Tampilkan semua postingan

Kamis, 15 Februari 2018

Tebak Benda


Sepulang Posyandu kemarin, saya mengajak Mufid bermain "Tebak Benda" dengan palu mainan dan karpet. Sederhana tapi jika memainkannya bersama dan sungguh-sungguh jadi menyenangkan.

Saya menjelaskan cara bermain dan mencontohkannya baru mulai bermain, "Mufid, nanti Ibun sebutin namanya terus Mufid cari dan pukul ya. Misalnya, Cari Mobil Polisi... ini dia (sambil memukul gambar mobil polisi dengan palu). Horeee. Ibun ketemu mobil polisi." Saya tanya, "Mufid ngerti?" Mufid jawab, "iya" dengan wajah sumringah dan semangat ingin memukul. Lalu kami bermain beberapa kali sampai Mufid agak lelah dan bosan sehingga minta bermain yang lain. Lelah? Iya, karena Mufid bermainnya memutari karpet dan sampai nungging-nungging. Hahaha.

 

Gaya belajar yang Mufid tampilkan adalah auditori, visual, kinestetik.

Referensi:
Materi #4 Kelas Bunsay, Memahami Gaya Belajar Anak, Mendampingi dengan Benar.
Cemilan #3 Kelas Bunsay, Menstimulasi Gaya Belajar Anak.

#harike10
#Tantangan10hari
#GameLevel4
#GayaBelajarAnak
#Auditori
#Visual
#Kinestetik
#kuliahBunSayIIP

Rabu, 14 Februari 2018

Huruf Hijaiyah


Mufid suka menonton video edukasi bahkan yang menurut saya membosankan dan belum tepat usia. Saat usianya 20 bulanan ia nonton abjad bahasa Inggris berkali-kali, padahal lagunya tidak terlalu bersemangat. Yaudahlah, anaknya suka, dan kontennya juga bagus. Dari situ saya semakin yakin kemampuan linguistik Mufid akan berkembang pesat. Oleh karena itu saya semakin semangat membelikan atau mengoptimalkan penggunaan buku, vcd, dan mainan yang merangsang kemampuan linguistiknya. Sesuai pesan Bu Septi, orang tua harus meninggikan gunung (potensi anak). Dan yang paling utama saya harus lebih rajin menjadi teman yang sungguh-sungguh terlibat saat bermain.

Kemarin pagi, Mufid bermain dengan poster edukasi "Huruf Hijaiyah" bertekstur yang baru kami beli hari Minggu kemarin. Setelah menyebutkan gambarnya, Mufid minta nonton VCD huruf hijaiyah (video ini sudah sering diputar). Di tengah-tengah video Mufid bilang, "Ini sama ya, Bun?" Sambil menunjuk poster huruf hijaiyah. "Oh iya, sama. Huruf Alif itu yang Mufid tunjuk" jawab saya. Yang ditunjuk dengan yang dilihat di video tidak sama, tapi yang saya pahami dia bermaksud bilang bahwa keduanya sama-sama huruf hijaiyah.

Malam hari Mufid nonton video Upin-Ipin "huruf hijaiyah", lalu dia mengambil balok hijaiyah dari truknya, "Ini sama Bun". "Iya sama-sama huruf hijaiyah. Itu huruf Ba, kalau yang di video tadi Jim" saya menjelaskan. "Oh. Jaiyah ya, Bun?" Ulang Mufid. Langsung saya cium karena gemas. Hihi.

Gaya belajar yang ditunjukkan Mufid dari menonton video dan melihat poster adalah visual dan auditori.

Referensi:
Materi #4 Kelas Bunsay, Memahami Gaya Belajar Anak, Mendampingi dengan Benar.
Alimah, Niken Tf, dkk, Bunda Sayang: 12 Ilmu Dasar Mendidik Anak, Gazzamedia, Solo, 2017.

#harike10
#Tantangan10hari
#GameLevel4
#GayaBelajarAnak
#auditori
#visual
#kuliahBunSayIIP

Selasa, 13 Februari 2018

Maghrib, Sungai, dan Lego

Hari Minggu sore Mufid main ke rumah Pakde dan Budhe (yang minta dipanggil Abi-Umi, sama seperti anak-anaknya). Sebelum adzan Maghrib berkumandang, kami bersiap menuju Masjid untuk sholat berjamaah. Saya, Oma, Abi, Babeh, Mufid dan ketiga sepupunya wudhu terlebih dulu. Setelah adzan selesai dengan semangat kami bergegas ke masjid.

Sebelum iqomat, sepupu-sepupu Mufid berlarian sementara Mufid duduk tenang. Setelah iqomat berkumandang, sepupu-sepupu Mufid sholat bersama Abi sedangkan Mufid dikembalikan ke saya oleh Babeh. Namanya anak-anak ya, ada saja yang membuat perhatiannya teralih. Mufid yang auditori ini terganggu suara sungai yang mengalir di belakang masjid dan kodok yang bermain di samping masjid. Pandangannya juga terganggu oleh mainan di samping masjid dan suasana sekitar.

Saya yang sedang tidak sholat, mengajak Mufid berkeliling masjid melihat sungai, pohon, rumput, kodok. Sambil melihat, tanpa diminta Mufid mengulangi apa yang saya katakan seperti cungai, kotdok, tumput. Setelah bosan Mufid minta turun dan kami menemukan tempat bermain lego di masjid bagian bawah. Target saya, yang penting bertahan di masjid mendengarkan imam memimpin sholat berjamaah.

Sambil bermain lego kami mengobrol.
Mufid: "Oh...soyatnya di atas ya, Bun?"
Ibun : "Iya, sholatnya di atas."
Mufid : "Oh gitu ya Bun?" Akhir-akhir ini Mufid sering mengucapkan kalimat ini
Ibun : "Iya, Nak"
Mufid : "Ini tayo' sini. Ininya di sini. Ini wananya apa ayooo?"
Ibun : "Hijau"
Mufid : "Ijo"
Ibun : "Mufid bikin apa?"
Mufid : "Bis ini, bis tayo"
Ibun : "Ooh bis tayo. Bagus. Mufid pintar ya bisa bikin bis tayo"



Dari semua kegiatan ini, Mufid menunjukkan gaya belajar auditori, visual, dan kinestetik.

#harike10
#Tantangan10hari
#GameLevel4
#GayaBelajarAnak
#auditori
#visual
#kinestetik
#kuliahBunSayIIP

Senin, 12 Februari 2018

Turunan dan Tanjakan


Hari Minggu Mufid main ke rumah Oma. Setelah main lego dan bola bersama Oma dan Ibun, Mufid main truk. Didorongnya truk itu menuruni 3 turunan, digendong menaiki 3 tanjakan, sampai kurang lebih 3x. Mufid senang bisa memasang kepala truk sendiri (setelah Ibun contohkan), melepasnya lalu memasangnya kembali. Dibukanya pintu bagian belakang, ditutupnya kemudian.

Sambil bermain Mufid beberapa kali bergumam,
"Ini diyepas duyu tepalanya (ini dilepas dulu kepalanya"
"Upit doyong ah"
"Upit bisa tutup"
"Upit doyong, tatoh tekna (mufid dorong, jatuh truknya)"



Gaya belajar yang Mufid tunjukkan kali ini adalah kinestetik (belajar melalui manipulasi dan praktik), visual (belajar dengan melihat), dan auditori (berbicara sendiri saat belajar/bermain).

#harike12
#Tantangan10hari(lanjutan)
#GameLevel4
#GayaBelajarAnak
#kinestetik
#auditori
#visual
#kuliahBunSayIIP

Minggu, 11 Februari 2018

Pak Guru Cilik

Bangun tidur, pas ada jemuran kering yang belum diangkat. Mufid ajak Ibun angkat jemuran. Setelah selesai baru minta turun. Iya, kamar kami di atas, berdampingan dengan tempat menjemur indoor (tapi kami nggak punya area jemuran outdoor ya. Haha).



Nah, tepat di tembok samping tangga ada boneka besar milik saya waktu kecil. Mufid melihat boneka itu dan berkata, "Ini tupingna boneta (Ini kupingnya boneka), ini itdungna (ini hidungnya)". Saya bertanya, "kalau kupingnya Mufid mana?" "Ini", jawab Mufid sambil memegang kupingnya. "Kalau hidung Mufid?" "Yang ini" jawabnya sambil memegang hidung. Lalu Mufid kembali memegang boneka, "Ini tanganna, ini nambutna", dan seterusnya. Mufid...Mufid...seperti Bapak guru yang sedang ngajar di kelas saja. Hihi.

Gaya belajar yang Mufid tampilkan saat menyebutkan bagian tubuh boneka adalah auditori dan visual.

Referensi:
Materi #4 Kelas Bunsay, Memahami Gaya Belajar Anak, Mendampingi dengan Benar

#harike10
#Tantangan10hari
#GameLevel4
#GayaBelajarAnak
#auditori
#visual
#kuliahBunSayIIP

Sabtu, 10 Februari 2018

Mobil Biru

Setelah sarapan Mufid membaca buku Halo Balita - Aku Bisa Merapikan Mainan Sendiri. Di salah satu halaman terdapat gambar mobil biru milik Sali. Mufid bilang "Kok cama ya cama punya Upit, Bun?" sambil mengambil mobil biru miliknya lalu mendekatkan ke buku. "Oooh iya, mobilnya sama-sama biru warnanya" kata Ibun.

"Ini cama cama punya Upit, nobinnya (Ini mobilnya sama dengan mobil Mufid). Ngeeeng. Ngeeeng" Mufid menjalankan mobil-mobilannya di dekat buku, di karpet, dan di wajahnya. Hahaha.



Gaya belajar yang muncul saat Mufid membaca buku dan main mobil-mobilan adalah visual dan auditori.

Referensi:
Materi #4 Kelas Bunsay, Memahami Gaya Belajar Anak, Mendampingi dengan Benar

#harike10
#Tantangan10hari
#GameLevel4
#GayaBelajarAnak
#visual
#auditori
#kuliahBunSayIIP

Jumat, 09 Februari 2018

Mufid dan Mobil-mobilan


Seperti anak laki-laki pada umumnya Mufid suka main mobil-mobilan. Kemarin sore Mufid mencoba merakit tempat berseluncur mobil-mobilan sebelum memainkannya.

"Ini dimana cih? Kok Upit ndak bica macangnya? (Ini gimana sih? Kok Mufid nggak bisa masangnya?)" Kata Mufid sambil mencoba menyatukan rangkaian. Persis saya saat merakit sesuatu. Hehe.
Beberapa menit kemudian terdengar, "Bun, toyong dong" lalu saya membantu.

Setelah itu Mufid memainkan mobil-mobilannya sambil berceloteh,
"Aku mau tuyun aah"
"Aku duyuan"
"Wah! Matet nih di sini"
"Ada bis, nobin cici (mobil polisi), nobin deyek (mobil derek)" dll.



Gaya belajar yang muncul ketika bermain mobil-mobilan adalah auditori, berbicara pada diri sendiri saat bermain.

Referensi:
Materi #4 Kelas Bunsay, Memahami Gaya Belajar Anak, Mendampingi dengan Benar

#harike9
#Tantangan10hari
#GameLevel4
#GayaBelajarAnak
#auditori
#kuliahBunSayIIP

Kamis, 08 Februari 2018

Buah Bintaro dan Tikus


Ada yang tahu nama buah di atas?
Ya, buah Bintaro. Di daerah Bintaro, di tepi jalan banyak pohon ini. Rumah saya bukan di Bintaro tapi Alhamdulillah ada 1 pohon di dekat rumah.

Awalnya saya hanya memperkenalkan nama dan bentuknya pada Mufid. Beberapa hari berselang, saya, Mufid dan Uti meminta buah bintaro pada pemiliknya untuk bantu mengusir tikus di rumah. Ibu saya (Uti Mufid) ingin meniru keberhasilan Tante saya mengusir tikus dengan cara menaruh buah bintaro yang sudah dibelah pada tempat tikus bersembunyi. Katanya, buah bintaro mengandung bau yang tidak disukai tikus.

Saat proses meminta izin sekaligus minta tolong diambilkan buah bintaro pada tetangga, terjadilah obrolan antara saya, ibu saya dan pemilik buah bintaro. Mufid memperhatikan kami.

Keesokan harinya saya, Mufid dan Tantenya Mufid naik motor lewat pohon bintaro, Mufid bilang "itu itayo, titus". Saya dan tantenya bingung Mufid cerita apa. Kali kedua kami melewati pohon itu Mufid dan Ibun bercakap-cakap lagi,
Mufid : "Bun, itu itayo (sambil menunjuk pohon)"
Ibun : "Pohon apa nak?"
Mufid : "Itayo"
Ibun : "Itayo?"
Mufid : "iya, buat utin titus ituuuh"
Ibun dan Ate : "Ooh buah bintaro buat ngusir tikus?"
Mufid : "Iyaaa"
Hahaha. Maaf ya Mufid Ibun dan Ate baru mengerti yang Mufid katakan 😁😁

Ketika menceritakan kembali tentang buah bintaro dan manfaatnya Mufid menunjukkan gaya belajar auditori dan visual.

Referensi:
Materi #4 Kelas Bunsay, Memahami Gaya Belajar Anak, Mendampingi dengan Benar

#harike8
#Tantangan10hari
#GameLevel4
#GayaBelajarAnak
#visual
#auditori
#KuliahBunSayIIP
#TipsMengusirTikus

Rabu, 07 Februari 2018

Aku Pernah ke Situ

Siang tadi Ibun dan Ate mengantar Mufid ke RS untuk kontrol batuk yang sudah seminggu belum sembuh. Di tengah perjalanan (naik motor) Mufid menunjuk salah satu rumah tetangga (rumah Uti Kayla) dan terciptalah diskusi ini.

Mufid : Itu numah Uti Iya (Itu rumah Uti Kayla). Upit tadi ke situ.
Ibun : Ooh. Mufid ke rumah Uti Kayla sama siapa?
Mufid : Sama Uti
Ibun : Ngapain?
Mufid : Antenin ndangan (nganterin undangan)
Ibun : Naik apa?
Mufid : Dayan tati (jalan kaki)
Ibun : Ooh. Hari Senin Mufid sama Uti ke rumah Uti Kayla jalan kaki nganter buku catatan.
Mufid : Iya

Mufid menunjukkan gaya belajar visual (mengenali rumah yang pernah didatangi dan apa kegiatannya) dan kinestetik (mengetahui letak geografis) saat bercerita tentang kunjungannya ke rumah Uti Kayla (teman Posyandu Uti).

Referensi:
Materi #4 Kelas Bunsay, Memahami Gaya Belajar Anak, Mendampingi dengan Benar

#harike7
#Tantangan10hari
#GameLevel4
#GayaBelajarAnak
#visual
#kinestetik
#kuliahBunSayIIP

Selasa, 06 Februari 2018

Ayo Baca Buku

Saya dan suami mengenalkan Mufid dengan buku usia 4-5 bulan. Kami berusaha memilih buku yang sesuai untuk usianya, yaitu tulisan sedikit, gambar lebih banyak dan berwarna menarik, dan tidak mudah sobek. Selain itu kami menyediakan beberapa pilihan buku agar tak mudah bosan dan dapat dijadikan mainan yang lain, yang penting melihat buku dan berinteraksi apapun bentuknya.
Alhamdulillah Mufid suka buku dan bertahan sampai sekarang. Dan semoga bertahan sepanjang hayat. Aamiin.

Bulan lalu kami memberikan Mufid kolam karet dan pelampung kodok yang kami belikan bulan lalu. Kolam itu tak hanya dijadikan tempat berenang, tapi juga tempat tidur siang, tempat nonton TV, dan tempat membaca. Pelampungnya empuk dan ada sandarannya sehingga pas untuk tempat duduk Mufid.

Dari sekian buku yang tersedia, Mufid memilih buku "Mesin Raksasa" yang dibelikan Babeh bulan Januari dalam rangka proyek "1 bulan 1 buku". Tujuan proyek ini supaya Mufid merasakan atmosfer toko buku, membiasakan Mufid menentukan pilihan, dan untuk mempertahankan kebisaan membaca. Proyek ini dimulai saat Mufid berusia 2 tahun.

Ketika "membaca", Mufid memperhatikan gambar, bertanya, meminta saya membacakan dan mencoba menyebutkan kembali. Mufid antusias sekali membaca buku ini karena Mufid suka dengan beberapa "tokoh"nya seperti ekskavator dan truk. Saat ditanya Mufid juga bisa memberikan jawaban sederhana sesuai dengan yang saya bacakan. Gaya belajar yang muncul saat kegiatan membaca berlangsung adalah visual dan auditori.



Referensi:
Materi #4 Kelas Bunsay, Memahami Gaya Belajar Anak, Mendampingi dengan Benar

#harike6
#Tantangan10hari
#GameLevel4
#GayaBelajarAnak
#visual
#auditori
#yukbacabuku
#kuliahBunSayIIP